Tampilkan postingan dengan label belajar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label belajar. Tampilkan semua postingan

Kamis, 14 Oktober 2010

Children Learn What They Live (+terjemahannya)

Children Learn What They Live
By Dorothy Law Nolte, Ph.D.

If children live with criticism, they learn to condemn.
If children live with hostility, they learn to fight.
If children live with fear, they learn to be apprehensive.
If children live with pity, they learn to feel sorry for themselves.
If children live with ridicule, they learn to feel shy.
If children live with jealousy, they learn to feel envy.
If children live with shame, they learn to feel guilty.
If children live with encouragement, they learn confidence.
If children live with tolerance, they learn patience.
If children live with praise, they learn appreciation.
If children live with acceptance, they learn to love.
If children live with approval, they learn to like themselves.
If children live with recognition, they learn it is good to have a goal.
If children live with sharing, they learn generosity.
If children live with honesty, they learn truthfulness.
If children live with fairness, they learn justice.
If children live with kindness and consideration, they learn respect.
If children live with security, they learn to have faith in themselves and in those about them.
If children live with friendliness, they learn the world is a nice place in which to live.

Copyright © 1972 by Dorothy Law Nolte

TERJEMAHAN

·         Kalau anak-anak banyak dikritik dalam kehidupannya, mereka akan belajar mengutuk.
·          
·         Kalau anak-anak banyak mengalami permusuhan dalam kehidupannya, mereka akan belajar berseteru.
·          
·         Kalau anak-anak banyak mengalami ketakutan dalam kehidupannya, mereka akan belajar prihatin.
·          
·         Kalau anak-anak banyak dikasihani dalam kehidupannya, mereka akan belajar merasa kasihan pada diri sendiri.
·          
·         Kalau anak-anak banyak dicemooh dalam kehidupannya, mereka akan belajar menjadi pemalu.
·          
·         Kalau anak-anak banyak mengalami kecemburuan dalam kehidupannya, mereka akan belajar iri hati.
·          
·         Kalau anak-anak banyak mengalami hal yang memalukan dalam kehidupannya, mereka akan belajar merasa bersalah.
·          
·         Kalau anak-anak banyak diberikan dorongan dalam kehidupannya, mereka akan belajar percaya diri.
·          
·         Kalau anak-anak merasakan toleransi dalam kehidupannya, mereka akan belajar sabar.
·          
·         Kalau anak-anak banyak dipuji dalam kehidupannya, mereka akan belajar menghargai.
·          
·         Kalau anak-anak merasa diterima dalam kehidupannya, mereka akan belajar mengasihi.
·          
·         Kalau anak-anak merasa didukung dalam kehidupannya, mereka akan belajar menyukai diri sendiri.
·          
·         Kalau anak-anak merasa diakui dalam kehidupannya, mereka akan belajar bahwa mempunyai sasaran itu baik.
·          
·         Kalau anak-anak dibiasakan berbagi dalam kehidupannya, mereka akan belajar bermurah hati.
·          
·         Kalau anak-anak dibiasakan jujur dalam kehidupannya, mereka akan belajar mengatakan yang sebenarnya.
·          
·         Kalau anak-anak merasakan keadilan dalam kehidupannya, mereka akan belajar bersikap adil.
·         Kalau anak-anak banyak diberikan kemurahan Dan pertimbangan dalam kehidupannya, mereka akan belajar menghormati.
·          
·         Kalau anak-anak merasa tenteram dalam kehidupannya, mereka akan percaya kapada diri sendiri maupun orang-orang di sekeliling mereka.
·          
·         Kalau anak-anak merasakan persahabatan dalam kehidupannya, mereka akan belajar bahwa dunia ini tempat tinggal yang menyenangkan.




Senin, 04 Oktober 2010

PELAJARAN DARI PENSIL dalam KEHIDUPAN

Pelajaran dari sebuah pencil


PENSIL adalah alat tulis sederhana. Saat kita kecil, kita belajar menggunakan pensil untuk menulis, menggambar & melukis. Banyak karya lukisan indah yg dihasilkan dari sebuah pensil yg sederhana. Berikut ini beberapa pelajaran berharga dari sebuah PENSIL bagi kehidupan kita.

"Kualitas pertama, pensil mengingatkan km kalau km bisa berbuat hal yg hebat dalam hidup ini. Layaknya sebuah pensil ketika menulis, km jangan pernah lupa kalau ada tangan yang selalu membimbing langkahmu dlm hidup ini. Kita menyebutnya tangan Tuhan, Dia akan selalu membimbing kita menurut kehendakNya."



"Kualitas kedua, dalam proses menulis, nenek kadang beberapa kali harus berhenti dan menggunakan rautan utk menajamkan kembali pensil nenek. Rautan ini pasti akan membuat si pensil menderita. Tapi setelah proses meraut selesai, si pensil akan mendapatkan ketajamannya kembali. Begitu juga dengan km, dalam hidup ini kamu harus berani menerima penderitaan dan kesusahan, karena merekalah yg akan membuatmu menjadi orang yg lebih baik.

Sebuah pensil selalu perlu penajaman. Penajaman adalah proses yg kurang enak, tapi justru dari situlah sebuah pensil menjadi lebih tajam goresan karyanya & semakin efektif kegunaannya. Kita perlu mempertajam diri kita. Kita perlu "mengasah gergaji" kepandaian kita, ketrampilan kita, kemampuan kita. Jangan pernah berhenti untuk belajar (kursus, belajar sesuatu yg baru, otodidak, dll). BELAJAR membuat kita semakin bertumbuh dalam karya. Semakin berguna bagi orang lain/sesama. Tidak ada pohon yg memakan buahnya sendiri. Buah yg dihasilkan selalu diberikan untuk dinikmati orang lain. BERKARYALAH & BERGUNA BAGI SESAMA. PERTAJAM DIRIMU secara berkala seperti pensil."


"Kualitas ketiga, pensil selalu memberikan kita kesempatan untuk mempergunakan penghapus, untuk memperbaiki kata-kata yang salah. Oleh karena itu memperbaiki kesalahan kita dlm hidup ini, bukanlah hal yang jelek. Itu bisa membantu kita untuk tetap berada pada jalan yang benar."


"Kualitas keempat, bagian yang paling penting dari sebuah pensil bukanlah bagian luarnya, melainkan arang yang ada di dlm sebuah pensil. Oleh sebab itu, selalulah menyadari hal-hal di dalam dirimu. Instropeksi diri & jgn menyalahkan org lain terlebih dahulu."



"Kualitas kelima, sebuah pensil selalu meninggalkan tanda/goresan. Spt juga km, km harus sadar kalau apapun yg km perbuat dalam hidup ini akan meninggalkan kesan. Oleh karena itu selalulah hati-hati dan sadar terhadap semua tindakan agar tdk menyakiti org lain."


"Kualitas keenam, semakin pendek sebuah pensil, semakin banyak ia berkarya & berguna. hebatnya sebuah pensil bukan ditentukan oleh panjangnya. Ukurannya yg semakin pendek menunjukkan ia sudah banyak berkarya & berguna. Kadang kita perlu menguras ke-ego-an kita, supaya kita lebih banyak berguna bagi sesama."


LUKISAN PENSIL